The Rythm Of My Life

22.2.10

2302 - Random

halo lagi bernapsu untuk posting hem abis bingung mau ngapain. random sajeeee
seminggu lalu to paguyuban bikin beruban (hah!) dilaksanankan. hasilnya: alhamdulillah ada peningkatan, although it isn't enough for SMAN 8. minggu ini ada to DKI 2, minggu depan UAS bejibun hhhh yaAllah bantulah kami
kebingungan, kenistaan, kebencanaan gue ditambah dengan hantu pertanyaan "gua SMA dimana nih?" ohfag enak ya yang udh dapet SMA udh tenang bgt idup lo pasti. nah bagi yg belom harus menunggu dgn sabar. moga aja karna kesabaran dan usaha itu diberi balasan setimpal: masuk sma favorit,buat gue SMAN 8. AMIN
beberapa bulan ke depan gue akan ngenalin diri kaya gini "halo gue shasha anak 8" amin amin amin amin
moga kita semua dapet yg terbaik ya buat kita masing2 :) Amin ya robbal alamin
oiya gue mau sharing soal kepintaran dan antonimnya. gue baca uraian dibawah dari terselubung , anak terselubung pasti udh baca. gue suka banget uraian ini. judulnya "Orang Bodoh VS Orang Pintar by Mario Teguh"

Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis...
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar.
Walhasil boss-nya orang pintar adalah orang bodoh.

Orang bodoh sering melakukan kesalahan,
maka dia rekrut orang pintar yang
tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah.
Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.

Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya
mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk
membayari proposal yang diajukan orang pintar.

Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato,
maka dia menyuruh orang pintar untuk membuatnya.

Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH).
oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar
untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.

Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan,
sementara itu orang pintar percaya.
Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh.
Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.

Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan
panjang-panjang oleh orang pintar. Walhasil orang orang pintar menjadi
staf-nya orang bodoh.

Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan,
dia PHK orang-orang pintar yang berkerja.
Tapi orang-orang pintar DEMO. Walhasil orang-orang pintar
'meratap-ratap' kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.

Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu
untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan
waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.

Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit.
Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.

Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford),
Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Siu Liong (BCA group).
Adalah contoh orang-orang yang tidak pernah dapat S1), tapi kemudian menjadi kaya.
Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka.
Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.


PERTANYAAN :
Mendingan jadi orang pinter atau orang bodoh??
Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ???
Mana yang lebih mulia antara orang pinter atau orang bodoh??
Mana yang lebih susah, orang pinter atau orang bodoh??

KESIMPULAN:
Jangan lama-lama jadi orang pinter,
lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.

Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh.
Kata kunci nya adalah 'resiko' dan 'berusaha',
karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil,
selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.
Orang pinter berpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk
selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut.
Dan mengabdi pada orang bodoh...

Diamanakah posisi anda saat ini...
Berhentilah meratapi keadaan anda yang sekarang...

Ini hanya sebuah Refleksi dari semua Retorika dan Dinamika kehidupan.
Semua Pilihan dan Keputusan ada ditangan anda untuk merubahnya,
Lalu perhatikan apa yang terjadi...

12 kritik dan saran:

Ini blognya Alvita said...

wesss sha! dapat ide dari mana? keren bgt arikelnya! gw jd rada mikir juga ngeliat gini..

Kira2 gw orang bodoh yg pintar apa orang pintar yang bodoh?

Ah, yg jelas kita harusnya berusaha untuk bisa jadi orang pintar yg pintar! wkwkwkwk :P

Shasha said...

gue ngopy vit dari terselubung hehe (udh gue jelasin di post ini loh). kalo mnrt gue mending pinter deh, ilmunya kan kepake selamanya. daripada org bodoh yg sukses krn cara ga halal yega? sotoy maap

aghnia said...

setuju sha

Thoriyama said...

Great! bahan renungan yang bagus sha! Gue udah lama ngga nonton mario teguh, lupa mulu... Kira2 om mariopunya tips ngilangin kepikunan dini ngga ya?

Meu said...

eh, bentar-bentar... jadi ceritanya tokoh2 (yang di bagian sebelum pertanyaan) itu orang bodoh...yang pinter, gitu? (gue bingung bagian itu)

Abyan Aramantyo said...

kalo gue beberapa bulan kedepan ngomongnyaa gini: "yo men yo yoyyoyoyo gue nih chuy anak anglo chinese school singapore, yo men, yo yo uh uh yo men yeah uoh" (amiiiinnnnn) gue doain yah lo masuk 8

Shasha said...

fafa: bagus2 (?)
torik: moga aja punya wekek
meu: ekh? gangerti gue hehe
aby: amiiiiiin makasih bi. lo mau di acs? moga keterima deh ya

Marsyprandra said...

entah gue orang yg bagaimana tapi gue mencari sesuatu yang bisa dijadikan duit -_-. gue setuju sama alvita, berusaha jadi orang pintar yg pintar.

Shasha said...

eyaa

Ranggi alvian said...

iya setuju jadi orang harus pinter. makanya lu pinter ya gas. di primagama aja rank 1. hebat deh, tapi biasanya orang pinter kan gak gaul, tapi lu lumayan gaul orangnya. hehe

Alandraaa said...

wah bagus artikelnya :)

semakin tahu said...

keren article nya